foto ikon kampung inggris pare kediri jawa timur (gumul simpang lima)

Informasi Dasar Kampung Inggris Pare Kediri

Pengalaman menempuh pelajaran bahasa inggris di Kampung Bahasa, Pare, Kabupaten Kediri diawali dengan mengenal dan memahami lingkungan sekitar. Kultur lingkungan yang sebagian besarnya menawarkan keindahan agriculture ditambah dengan keterbukaan masyarakat yang legowo dan ramah menerima pendatang baru seakan menjadi pelipur lara setiap kali merasakan kejenuhan dalam proses menguasai pelajaran bahasa inggris.

tidak sedikit pelajar yang menjadikan pare tujuan utama dalam mengisi kekosongan saat libur tiba. Hal tersebut menandakan bahwa pare saat ini telah bermetamorfosis dari sebuah perkampungan biasa menjadi daerah tujuan yang haus ilmu oleh pelajar-pelajar datang dari kota-kota besar di seluruh Indonesia. Fenomena ini tentu tidak terlepas dari peran pejuang-pejuang tanah pare yakni para pendiri lembaga kursus dan masyarakat yang secara kooperatif mendukung terbentuknya suasana nyaman berbahasa inggris. Mereka mampu mengembangkan dan menangkap kesempatan dengan memperkenalkan pentingnya bahasa inggris secara bersama-sama dan saling mendukung.

keberadaan ratusan lembaga kursus di kampung ini telah menghilangkan keraguan pelajar-pelajar atas ketakutan mereka kalau satu waktu mereka datang percuma dan tanpa sedikitpun menguasai bahasa inggris. Metode pembelajaran yang dikembangkan secara mandiri sedikit banyaknya telah memudahkan seluruh peserta didik untuk dapat menguasai bahasa inggris dengan mudah.

Dibutuhkan semangat dan perjuangan yang gigih untuk bisa mengambil manfaat yang ditawarkan oleh segenap pejuang Tanah Pare. Sedikit demi sedikit, pembelajar yang telah menceburkan dirinya dalam kubangan ilmu di tanah Pare akan terbiasa dengan suasana sederhana nan keren karena bertempat di desa namun berbudaya bahasa asing. Suasana sederhana tersebut memberikan perasaan santai yang mengaburkan paradigma tentang berbahasa inggris hanya digunakan untuk kalangan elit. Sehingga ilmu berbahasa inggris dapat terserap dengan mudah melalui kebiasaan dalam aktifitas sehari-hari dan tanpa adanya tekanan mengejar nilai layaknya kurikulum di sekolah.

Pelajaran bahasa inggris pada dasarnya telah diajarkan di bangku Sekolah Dasar hingga bangku kuliah. Pelajaran yang monoton mungkin menjadi faktor penguasaan mata pelajaran tersebut tidak kunjung dikuasai. Oleh karena itu, dibutuhkan metode pembelajaran yang berbeda untuk kembali mengarungi ilmu yang sebenarnya keren ini. Berniat memulai untuk mengubah kebiasaan dari tidak tahu menjadi tahu tentang pentingnya berbahasa inggris pada prinsipnya adalah langkah pertama yang dibutuhkan dalam proses penguasaan bahasa inggris itu sendiri.

Pembelajar yang berniat dan bertekad kuatlah yang sebenarnya pantas menginjakkan kaki di tanah pare dan mendapat fasilitas dan suasana yang ditawarkan di Tanah Pare. Niat mengubah kebiasaan dari tidak tahu menjadi tahu akan terwujud di Tanah Pare apabila diselingi dengan kedisiplinan belajar sesuai dengan format atau metode pembelajaran yang telah dikembangkan oleh pejuang-pejuang Tanah Pare. Pembelajar yang telah sukses menguasai bahasa inggris setelah menginjakkan kaki di Pare dengan kedisiplinan adalah mereka yang telah merasakan keajaiban tanah pare yang membuat mereka mampu menguasai bahasa inggris yang sebelumnya telah dipelajari selama di bangku sekolah namun tidak kunjung dikuasai.

Phinisi Course mengajak anda untuk datang dan merasakan betapa ilmu pengetahuan bergantung pada tekad belajar dan kegigihan dari sebuah harapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *