Pronunciation class. bersama phinisi course Kampung inggris Pare-kediri. foto tersebut merupakan bukti keceriaan

Biaya dan Program camp atau Asrama di Phinisi Kampung Inggris

Tingkat penasaran calon peserta didik akan kampung inggris semakin banyak dialami calon pelajar. Hal itu ditandai dengan banyaknya pertanyaan tentang bagaimana kehidupan disana? Bagaimana cara memulai berbahasa Inggris? Bagaimana makanan serta cuaca di Kampung Inggris Pare-Kediri. dengan demikian kami berinisiatif membagikan informasi tentang suasana Kampung Inggris. Dan untuk kali ini khususnya tentang bagaimana kehidupan di kos asrama/camp.

Berikut 5 penjelasan singkat seputar kehidupan di kos dan camp.

1. Di Pare Kampung Inggris untuk tempat tinggal terbagi 2 macam. Yang pertama dengan kos-kosan, kedua dengan camp/asrama. Umumnya bagi pemula kebanyakan yang datang ke Kampung Inggris akan memilih untuk tinggal di kos, sebelum mendapatkan informasi tentang Kampung Inggris, setelah mendapatkan informasi tentang kampung inggris mereka akan berubah pikiran untuk memilih camp. Sebab, bertempat tinggal di kos, seorang pelajar tidak sempurna merasakan suasana belajar mengajar di Kampung Inggris. Pada sisi kehidupan di kos (tanpa english area, tanpa tutor pendamping) dan tanpa rekan belajar.

2. Berbeda jauh dengan yang memilih hidup di camp, semua akan serba teratur mulai dari kebersihan, yaitu masing-masing peserta didik memiliki jadwal setiap harinya dalam hal bersih-bersih dan terus bergiliran. Tentang English Area, aturan main di Phinisi Course Kampung Inggris ini apabila pelajar kedapatan berbahasa selain bahasa Inggris maka akan dikenakan Punishmant atau hukuman berupa denda Rp.1000/kata. Untuk yang masih dasar bahasa Inggris diberikan waktu selama 3 hari adaptasi, selama 3 hari diberikan pembekalan bahasa keseharian, dan tenang kami memberikan kata kunci untuk berbahasa Indonesia dengan menyebutkan paswordnya “How to say in English “Meja”-sebagai contoh. Maka teman-teman disekitar anda akan berlomba-lomba untuk menjawab, sistem belajar seperti inilah yang kami budayakan.

3. Di camp, ada 3 alasan untuk bisa berbahasa Indonesia. Yang pertama saat menyanyi, anda boleh berbahasa selain bahasa Inggris tapi jangan sampai dijadikan alat bantu untuk mengutarakan keinginan membuat kalimat bernada seolah-olah sedang bernyanyi seperti contoh: saya mau… kesana… membeli air… dan maukah.. kamu ikut,,!!!!. Hehe.. Karena anda harus berhati-hati dengan teman-teman yang lain yang jeli merawat english area.

4. Di camp, boleh berbahasa selain bahasa Inggris apabila sedang menelpon. Seperti contoh: anda menelpon keluarga dirumah, silahkan speak bahasa. Bahkan disuatu ketika bagi yang sementara mumet “mungkin” belajar bahasa Inggris, mengajak ngobrol rekannya meski berhadap-hadapan dengan menggunakan via hp. Dan, ada-ada saja bahan lucu sejenak melepaskan pengap yang kita temukan di camp.

5. Important: ada sesuatu yang penting seperti penjual galon atau seorang tamu yang datang lantas bertanya-tanya tentang alamat atau tentang keadaan camp, maka juga boleh berbahasa. Selain dari itu semua diwajibkan untuk Speak English kalau tidak “saya tenggelamkan” kata menteri kelautan Ibu Susi. Hehehe…..

Bagi anda yang sama sekali belum memiliki basic dalam hal bahasa Inggris maka jangan khawatir, di Phinisi Course Kampung Inggris telah lama kami berkonsentrasi dengan banyak pemula. Dan bagi yang telah memiliki dasar inggris, akan kami bina lebih baik dengan memberikan kesempatan pendampingan untuk yang baru, setelah dibekali micro teachingterlebih dahulu. Semakin banyak jam terbang, semakin terasah ilmu anda.

Phinisi Course kampung Inggris Pare Kediri menanti anda belajar berbahasa Inggris bersama kami, setiap capaian signifikan yang anda dapatkan merupakan kebahagiaan kami setulus hati.
Biaya camp selama 1 bulan hanya Rp. 250.000. dan, tunggu apalagi…!

Daftar sekarang klik disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *