4 poin penting tentang kampung inggris yang wajib anda ketahui

Apa yang akan terlintas dalam benak kalian ketika mendengar kata Pare ? Mungkin sebagian besar dari kalian akan melayangkan pikiran kalian ke sebuah kampung yang menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa keseharian mereka. Yups! Kalau kalian memiliki pandangan seperti itu, saya bisa katakan bahwa apa yang kalian pikirkan tentang Pare itu benar. Dan dikesempatan kali ini, saya akan membahas Pare, terutama Kampung Inggris lebih jauh.

Banyak dari kita tahu bahwa Pare terkenal dengan Kampung Inggris-nya. Hayoo siapa yang tahu apa itu Kampung Inggris? Kok namanya Kampung Inggris sih, kan kita ini Indonesia? Suasana disana seperti di Iggris ya, makanya namanya Kampung Inggris? E..e..e.. Supaya kalian nggak semakin jauh untuk menduga-duga dan penasaran terlalu mendalam, let me be a little more specific about Kampung Inggris, Pare.

Jadi secara singkat, Kampung Inggris adalah sebuah kampung biasa yang terletak di desa Tulungrejo, kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Namun yang membuat desa ini terlihat berbeda dari desa-desa yang ada di Indonesia, adalah fungsi dari desa ini sendiri. Kalau biasa desa hanya dijadikan tempat pemukiman, berbeda halnya dengan desa Tulungrejo. Mereka mengubah fungsi utama mereka menjadi sebuah “sekolahan” yang diperuntukkan bagi siapapun yang ingin belajar menguasai bahasa Inggris. Sebagian besar warga menjadikan rumah mereka menjadi tempat kursus dan menjadi tempat tinggal (Camp) para peserta kursus. Ada juga yang mengubah rumah mereka menjadi warung makan, toko dan lain-lain.

Terdapat lebih dari 100 lembaga kursus dan lebih dari 5000 peserta kursus yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia, membuat Kampung Inggris begitu menarik untuk dibahas. So,mari kita kupas satu per satu mengenai Kampung Inggris. Setelah diatas kita membahas tentang apa itu Kampung Inggris, mari kita lanjutkan pembicaraan kepada empat poin besar yang sering kali ditanyakan bagi para calon pendatang Kampung Inggris.

 

  1. Gimana sih sistem belajar di Kampung Inggris ?

                                                                                                                  foto susasana pelajaran vocab bahasa inggris di phinisi course pare kediri

 

Mengambil keputusan untuk belajar di Kampung Inggris merupakan langkah yang tepat bagi kalian yang ingin menguasai bahasa Inggris dalam waktu yang singkat. Mengapa? Benar kata pepatah, “bisa karena terbiasa”. Kalian dapat menguasai bahasa Inggris dengan waktu yang singkat karena di sini kalian akan menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi secara penuh. Yang saya maksudkan dengan secara penuh adalah, kalian harus berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris selama 24 jam per hari. Kalian dapat menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa daerah (hanya) ketika menerima telepon dari kerabat saja loh, hehe. Sehingga perlahan, dari waktu ke waktu, kalian dapat mengetahui bagaimana “membangun” kalimat yang baik berdasarkan aturan grammar, kalian bisa mendapat kosa kata (Vocabulary) lebih banyak, kalian mampu melatih diri kalian untuk lancar berkomunikasi menggunakan bahasa asing dan banyak hal akan kalian dapat dalam menerapkan system berkomunikasi bahasa inggris 24 jam (100% English Area).

Lalu bagaimana jika saya benar-benar tidak dapat menerapkan system diatas (100% English Area) ?Nah saya akan menjelaskan hal ini dengan dibantu menjelaskan hal lain, karena mereka sangat berkesinambungan. Jadi, untuk belajar di Kampung Inggris, Pare, ada dua pilihan “gaya” yang bisa kalian ambil. Yang pertama, kalian belajar di sebuah tempat kursus dengan mengambil program Camp. Yang mana seluruh kegiatan kalian selama di tempat kursus itu sudah ter-jadwalkan. Dan tempat kursus itu yang berhak menentukan dimana kalian tinggal it’s mean, Camp kalian sudah ditentukan. Dan yang kedua adalah, kalian belajar di sebuah tempat kursus dengan hanya mengambil program kelas yang mereka tawarkan, sehingga kalian bisa menetukan sendiri akan dimana kalian bertempat tinggal. Selain itu, jika kalian menggunakan “gaya” yang kedua, kalian juga bisa mengambil kursus di lain tempat. 24 Hours English Area hanya akan berlaku bagi kalian yang mengambil program Camp. Buat kalian yang menerapkan pilihan kedua, 100% English Area hanya akan berlaku jika kalian sedang berada dalam tempat kursus. Sedangkan di tempat kos, kalian bisa menggunakan bahasa Indonesia dengan secara luas. Bagi kalian yang kedapatan berbahasa Indonesia maupun bahasa daerah, tanpa mendapat izin sebelumnya, kalian siap-siap untuk membayar Rp 1.000/kata dan di Kampung Inggris, hal ini dikenal dengan sebutan “Getcha”. Jika kalian ingin terhindar dari Getcha, sebelum mengucapkan kosa kata yang tidak kalian ketahui, kalian harus berucap “how to say..”.

System belajarnya? Bagi kalian yang menjadi member Camp, kalian harus bersiap untuk bangun tidur di jam 3 pagi loh. Kenapa pagi sekali? Ya dong, karena kalian harus mempersiapkan diri untuk join Morning Class pukul 04.30 WIB, dan juga kalian harus menggunakan kamar mandi secara bergantian kan, jadi bangun yang pagi ya biar tidak terlambat hehe. Ada 6-7 kelas yang harus kalian ikuti dalam satu hari jika kalian mengambil program Camp. Wow padat bangetkan agenda kalian?! Tapi kalau kalian sudah terbiasa, kalian akan enjoy kok dengan agenda yang padat itu. Untuk yang hanya mengikuti beberapa program kelas, mereka cenderung memiliki “me time” lebih banyak daripada member Camp.

Jadi kesimpulan di point pertama adalah sebagai berikut :

  • Terdapat 2 pilihan “gaya” untuk mengikuti kursus di Kampung Inggris
  1. Program Camp
  • Tempat tinggal sudah ditentukan
  • Jadwal program sudah ditentukan
  • Wajib berbahasa Inggris 24 jam, termasuk di Camp
  • Mengikuti kelas sejak selesai sholat shubuh (04:30 WIB)

 

  1. Program Kelas Reguler
  • Pilih kos sendiri
  • Pilih program kelas yang sesuai dengan keinginan
  • Hanya wajib berbahasa Inggris ketika di tempat kursus
  • Menetukan sendiri jam untuk mengikuti kelas

 

  • Berdasarkan kesimpulan tersebut, saya menyarankan bagi kalian yang baru pertama ingin datang ke Kampung Inggris, Pare, jauh lebih baik kalian memilih Program Camp. Dikarenakan dengan program tersebut akan membantu kalian beradaptasi dengan lingkungan Kampung Inggris dan cara belajar disini. Namun jika ini merupakan kali kedua atau ketiga dan lainnya, kalian bisa mencoba untuk mengambil Program Kelas Reguler. Karena pasti kalian telah mengetahui apa yang menjadi kelebihan tempat kursus ini dan apa yang menjadi kekurangan tempat kursus itu, sehingga kalian lebih mudah untuk mengkombinasikan unsur-unsur yang terdapat di setiap tempat kursus sesuai dengan kebutuhan kalian pribadi.

 

  1. Biaya Hidup

 

 

 

            Jangan berpikir bahwa biaya hidup disini sangat mahal karena secara pribadi Kampung Inggris telah sangat termasyhur. Yup, no..no..no..biaya hidup di sini cukup terjangkau kok, mungkin karena berlokasi di pulau Jawa sehingga segala sesuatunya masih bisa dijangkau dengan harga yang normal dan standar.

 

Bukan hal sukar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kita seperti sabun mandi, detergen, sembako, makan dan minum, dan lain-lain. Terdapat banyak toko kelontong yang menjual keperluan sehari-hari, sehingga jika sewaktu-waktu kita membutuhkannya kita bisa mendapatkannya dengtan mudah.

Untuk hal makan dan minum kalian jangan teralu khawatir, karena dengan Rp 3.500 kalian sudah dapat mengisi perut kalian dengan seporsi nasi pecel yang tentunya memiliki cita rasa yang terbaik. Cukup murah bukan? Namun jika kalian bosan dengan menu yang berharga murah, yahh boleh lah sekali-kali kalian mengisi perut dengan makanan yang berkocek lumayan mahal. Namun mahal yang saya artikan disini bisa saja berbeda dengan pandangan kalian tentunya. Selama saya di Pare, Rp 35.000 untuk seporsi makanan itu sudah tergolong mahal dan mewah loh.

Lalu untuk makanan ringan juga tersebar cukup banyak loh. Jadi kalau sewaktu-waktu kalian ingin nyemilbanyak banget loh pilihan snack-nya, seperti kebab, roti bakar, batagor, siomay, gorengan, dan lain-lain. Dan harganya juga beragam, mulai dari Rp 500 sampai dengan Rp 23.000.

 

Cukup terjangkau bukan? Namun terjangkau atau tidak, itu kembali lagi kepada diri kita masing-masing. Tergantung bagaimana kita me-manage pemasukkan dan pengeluaran kita. So, kalau kalian ngga mau kelaparan di tanggal muda, pintar-pintarlah untuk manage keuangan ya gaes. Meskipun semuanya serba murah, kalau kita beli segala sesuatunya dengan “kalap” itu sama aja mahal kan guys! So be smart!

 

  1. Transportasi

 

 

 

 

Transportasi yang mayoritas, hmm no, I mean yang memang selalu digunakan para peserta kursus adalah sepeda. Kami mendapatkan sepeda-sepeda itu karena rental. Range harga untuk sewa sepeda juga beragam, tergantung sepeda apa yang akan kita sewa. Dan berapa lama kita akan menyewa. Mulai dari Rp 40.000 – Rp 80.000 untuk 2 minggu. Dan Rp 75.000 – Rp 150.000 untuk satu bulan.

 

Terdapat banyak pilihan model dan warna untuk sepeda yang akan kita sewa. Dan banyak pula pilihan tempat untuk menyewa sepeda. Syarat untuk menyewa sepeda cukup mudah, yaitu kalian hanya cukup menyerahkan data diri kalian sebagai jaminan, conthnya KTP. Apabila kalian belum mempunyai KTP, gunakanlah Kartu Pelajar kalian sebagai jaminan. So easy right?! Lalu kalau ada masalah dengan sepeda saya bagaimana? Jauh nggak sih bengkel sepeda? Ih… kalian nggak perlu repot bawa sepeda kalian ke bengkel sepeda, kalian cukup bawa sepeda kalian ke tempat dimana kalian menyewa. Mereka akan memperbaiki masalah sepeda kalian, tanpa menarik ongkos loh.

 

  1. Hiburan

 

   foto gumul kampung inggris kediri jawa timur

 

Hari ini libur kursus, hmm enaknya main aja deh, bosan nih di Camp/Kos terus. Eh tapi main kemana ya? Jangan bingung dong beib, meskipun Pare itu kecil tapi masih ada destinasi wisata yang bisa kalian jadikan hiburan loh. Seperti contohnya Taman Kilisuci, Candi Surowono, Candi Tegowangi, alun-alun Pare, kebun agrowisata, dan lain-lain.

 

Kalian juga bisa jadikan kafe-kafe untuk tempat refreshing loh. Meskipun Pare itu kecil tapi banyak kafe yang keren loh. Hmm, sebeleum lupa, kalian juga harus ke TanSu (Ketan Susu). Banyak orang bilang, bila kalian di Kampung Inggris tapi beum ke TanSu, it’s mean kalian belum ke Kampung Inggris loh hehe.

 

 

Atau mungkin karaoke bisa menjadi salah satu agenda kalian di hari libur. Pergi ke Kediri untuk melihat Simpang Lima Gumul juga boleh tuh. Walaupun lumayan jauh, tapi kalian nggak akan nyesel deh. Perjalanan kalian yang jauh akan terbayarkan dengan penampilan gagah bangunan Simpang Lima Gumul.

 

 

Wah menarik bukan untuk belajar di Kampung Inggris, Pare? Yuk buruan daftarkan diri kalian untuk mengikuti kursus di Kampung Inggris!

Cheerio!

Xoxo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *